Kirimkan Email Ini pada Calon Atasan Sebelum Resmi Mulai Bekerja

Email Template

Setelah sukses mendapat pekerjaan, tentu Anda akan merasa senang dan bersemangat. Sebagian dari Anda mungkin juga akan merasa gugup untuk menghadapi hari pertama Anda bekerja. Wajar saja, karena memang banyak karyawan baru yang khawatir tidak bisa mengikuti ritme dan suasana kantornya.

 

Untuk menimimalisir resiko tersebut, dalah satu caranya adalah dengan mengirimkan sebuah surat kepada calon atasan atas Anda. Surat ini dikirimkan sebelum hari pertama Anda bekerja.

 

Seperti apakah isi suratnya? Berikut adalah contohnya:

 

 

Yth. Pak Hendra,

 

Saya merasa bersemangat untuk bergabung dengan [Nama Perusahaan] pada [Tulis berapa lama lagi kamu akan mulai bekerja]. Saya sudah tidak sabar untuk segera bekerja bersama Anda dan team. Adakah hal tertentu yang perlu saya baca atau pelajari terlebih dahulu agar dapat lebih mudah memahami pekerjaan saya nantinya?

 

Terima kasih atas perhatiannya dan sampai jumpa pada [Tanggal Anda Bergabung]!

 

Salam,

Udin

 

Surat semacam ini akan menunjukkan antusiasme Anda dalam menjalani pekerjaan ini. Anda juga akan terkesan memiliki etos kerja yang tinggi karena bersedia berusaha lebih untuk mendukung kelancaran kerja.

 

Agar isi pesan dapat lebih mengesankan, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda aplikasikan:

 

  1. Bahasa

Sesuaikan formalitas bahasa dengan suasana kerja di perusahaan tersebut. Namun, pastikan Anda tidak menggunakan bahasa yang terlalu informal karena akan terkesan Anda memiliki respek yang rendah.

 

  1. Lugas

Anda sudah mendapatkan kontrak kerja. Tak perlu lagi Anda berusaha meyakinkan atasan bahwa Anda memiliki kualitas. Hindari kalimat-kalimat klise yang biasanya Anda tulis pada surat lamaran dan surat ucapan terima kasih pasca wawancara. Isi surat Anda kali ini harus langsung membahas tentang bagaimana Anda mempersiapkan diri untuk memulai pekerjaan.

 

  1. Pemilihan Waktu

Waktu pengiriman email ini sangat perlu dipilih dengan tepat. Jangan mengirim email ini sehari sebelum Anda mulai bekerja, karena tentu tak akan ada cukup waktu bagi Anda untuk mempelajari apa yang atasan Anda ajukan. Sebaliknya, jika waktu masih terlalu jauh, bisa jadi Anda sendiri yang akan direpotkan oleh tugas-tugas dari atasan. Idealnya, kirimkanlah email tersebut sekitar satu minggu sebelumnya. Durasi tersebut cukup untuk mempelajari satu dua hal, tanpa Anda harus dibebani dengan tugas yang belum waktunya Anda kerjakan.

 

  1. Konsekuen

Email ini bukanlah sesuatu yang wajib dilakukan. Fungsinya hanyalah untuk menunjukkan etos kerja Anda yang tinggi. Diharapkan nantinya Anda akan lebih mudah membaur dalam team serta jenjang karir akan lebih mulus. Oleh sebab itu, pastikan Anda sanggup konsekuen mempelajari apa yang atasan Anda perintahkan sebelum mulai resmi bekerja. Bila Anda tidak bersedia melakukannya, sebaiknya tidak perlu mengirimakan email ini sama sekali.

 

  1. Antisipasi

Salah satu resiko mengirim email ini adalah Anda mungkin akan dimanfaatkan oleh atasan dengan cara memberi Anda tugas-tugas kantor yang harusnya baru akan Anda dapatkan saat mulai resmi bekerja nanti. Bila ternyata atasan Anda melakukan hal demikian, Anda harus cerdas memikirkan bagaimana cara menolaknya tanpa meninggalkan citra buruk bagi diri Anda sendiri.

 

 

Memang jarang sekali ada calon karyawan yang mengirim email kepada atasan pada hari-hari sebelum mulai bekerja. Pasalnya memang email ini memberi kemungkinan Anda untuk sedikit mulai menyicil pekerjaan sebelum mulai benar-benar bekerja. Akan tetapi, bila Anda memang memiliki motivasi yang tinggi untuk bisa gemilang di kantor, maka ini adalah salah satu cara yang ampuh.

 

Artikel lain yang harus Anda baca: 7 Contoh Surat Lamaran Kerja (Resume)

 

 

 


Mendaftar berlangganan buletin

Apakah kami dapat mengirimkan email berisi informasi pada anda?banyak artikel dan saran berguna seperti ini.


rekomendasi